Entah itu hanya mitos atau benar adanya (nanti kapan waktu akan saya cari di google saja), katanya kerbau akan marah kalau melihat warna merah.
Dan kebetulan saya ber-rok merah ketika sekolah.
Teman-teman dan orang-orang bilang, hati-hati kalau ketemu kerbau di jalan menuju rumah.
Hiii, secara saat itu saya pulang sekolah lewat sawah, banyak kerbau dan saya ber-rok merah.
Hingga suatu waktu saya harus melewati 3 kerbau yang sibuk makan rumput dan sialnya tidak ada jalan lain untuk saya agar bisa menghindari kerbau-kerbau itu.
Secepat kilat saya berusaha lari melewati kerbau-kerbau itu.
Akhirnya saya terperosok ke selokan yang bau.
Padahal kerbau-kerbau itu sepertinya tidak mau tahu.
*Kapan waktu akan saya cari di google, supaya anak-anak saya tidak perlu lari pontang panting buat hal yang tidak perlu, hahaha*
kerbau dan warna merah
Sunday, November 2, 2008
Posted by yusi manfluthy at 1:17 AM 0 comments
Labels: cerita masa kecil
jangan Kau hentikan aku saat ini
Kecilnya aku saat ini,
kecil dan amat takut.
Sedih dan amat takut.
Meratapi segala dosa dan prasangka lalu.
Kala semua berjalan apa adanya,
ingin berusaha untuk lebih.
MengingatMu
MendekatiMu
MerangkulMu
Sulit.
Dengan banyak alasan didalamnya.
Semoga tidak akan ada alasan lagi.
Semoga takutnya akan berarti.
Semoga akan ada kesempatan nanti.
Aku ingin lebih dekat lagi.
Jangan pernah Kau palingkan mukaMu
Beri aku waktu,
jalan,
untuk senantiasa mendekat
Mendekat
Erat
Satu pintaku,
Jangan Kau hentikan aku saat ini
(aamiin)
Posted by yusi manfluthy at 1:59 AM 0 comments
Labels: aku dan Tuhanku
lucu aja
Saturday, November 1, 2008
Yeay..tentang Lea lagi nih..
Di komplek apartment kami yang banyak tamannya (hoho) banyak pula dihuni kucing-kucing yang notabene tidak ada pemiliknya. Mungkin sengaja dipelihara pihak apartment supaya lebih berasa "hangat" kompleknya. Entahlah.
Ada sekitar 6 kucing, jenis angora dan persia. Kuning dan abu-abu. Lucu tapi kotor. Maklum tidak ada yang membawa mereka ke Pet Care karena tidak ada pemiliknya. Tapi untuk urusan makan mereka aman. Tiap hari penghuni ada saja yang membawa makanan untuk mereka.
Dan kebetulan basecamp kucing-kucing itu tidak terlalu jauh dari teras kami. Saat di teras saya sering iseng memanggil kucing-kucing itu dengan bersuara "miauw" dan menjentikkan jari. Entah karena sering lihat, hari ini Lea ikut-ikutan menjentikan jarinya memanggil kucing-kucing itu. Hihihi, lucu aja.
Orang tua memang contoh bagi anak-anaknya
Posted by yusi manfluthy at 10:46 AM 0 comments
Labels: lea's milestones, parenting
lea's crawling!
Thursday, October 30, 2008
Akhirnya!!
Lea merangkak, so funny to see her moving around the house
Secara dulu abi sama sekali ga merangkak ataupun ngesot =)
Congrats hun!
Posted by yusi manfluthy at 1:11 AM 0 comments
Labels: lea's milestones
school hunt
Sunday, October 26, 2008
Setelah perburuan rumah berakhir, masih banyak lagi perburuan-perburuan lain yang harus dilakukan. Salah satunya perburuan sekolah anak. Berburu sekolah. Mencari sekolah. Tidak pernah dibayangkan ternyata mencari sekolah disaat hampir summer break di US bisa membuat sedikit pusing karena sudah tidak ada lagi sekolah yang mempunyai sisa tempat dan hampir semua sekolah sudah menutup pendaftarannya sejak awal tahun. Kecuali untuk public school yang waktunya notabene lebih longgar.
Membuat daftar tentang sekolah anak yang bagus di Houston itu juga ternyata cerita lain lagi. sebut saja beberapa sekolah top (dalam hal bayaran, fasilitas dan peminat juga termasuk dengan apa yang mereka sebut kualitas). Sebut saja, Awty Int'l School, Kinkaid, Fay School, Village, School of the Woods, dan sederetan nama sekolah lain yang dapat dipastikan sudah penuh di akhir tahun sebelum kami tiba di Houston.
Sebelum mendaftar dan sempat berpikir, apa sih yang kita cari dari sekolah untuk Abi ? Sekolah mahal ? Sekolah Internasional ? Sekolah swasta berseragam ? ato sekolah yang dimana Abi suka, bisa berteman banyak, sekolah dimana banyak kesenangan untuk Abi kecil kami, sekolah dimana Abi bisa bermain sekaligus belajar, sekolah dimana Abi bisa beradaptasi dan nyaman, sekolah yang membuat Abi bersemangat untuk pergi kesana setiap harinya. Itu saja.
Seperti kriteria yang mudah ya? Memang kita tidak pernah memaksakan anak untuk menyukai hal yang mungkin sebenarnya tidak ia suka dan sebisa mungkin melibatkannya dalam setiap pengambilan keputusan yang berhubungan dengan dirinya.
Alhamdulillah. Sekali lagi tanpa susah mencari. Tanpa repot banyak mendaftar sana sini. Kita kembali "berjodoh" dengan sekolah untuk Abi. St Luke's.
Memang tidak sophisticated, tidak mewah, bukan sekolah mahal berseragam tapi sangat family oriented dan personal. Itu saja.
Cukup cerita saya tentang ini. Tentang sekolah nanti saya lanjutkan lagi
Posted by yusi manfluthy at 11:54 PM 0 comments
Labels: abi, The Slamet's at US
